Selasa, 07 Januari 2014

KKN, Mahasiswa Harus Bisa Jaga Reputasi Kampus

Margaret Puspitarini - Okezone

Pelapasan mahasiswa Unpad peserta KKN. (Foto: dok. Unpad)
JAKARTA - Sebanyak 3.505 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung siap mengabdikan diri mereka kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Program Pengabdian kepada Masyarakat Dosen (PPMD) Periode Januari-Februari 2014. Rombongan dibagi dalam dua periode keberangkatan, yakni Selasa (7/1/2014) ini dan esok hari.

Menurut Kepala Pusat Pengembangan KKNM Unpad Unang Yunasaf, pelaksanaan KKNM kali ini disebar ke 196 desa dan 28 kecamatan di empat kabupaten di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Tasik, Ciamis, Garut, dan Sumedang. Dalam kegiatan tersebut, Unpad juga menerjunkan 98 Dosen Pembimbing Lapangan.

"Adapun untuk pemberangkatan hari ini dijadwalkan untuk dua kabupaten, yakni Tasik dan Ciamis. Sementara untuk Kabupaten Garut dan Sumedang akan diberangkatkan besok," tutur Unang, seperti dinukil dari laman Unpad, Selasa (7/1/2014).

Unang berharap, peserta KKNM PPMD yang dijadwalkan selama satu bulan itu dapat belajar dari masyarakat, dengan aktivitas utama yaitu melakukan kajian berbagai aspek kehidupan masyarakat di desa yang ditempati. "Selain itu, peserta juga harus dapat berbaur dan belajar hidup sebagai masyarakat di desa sana," imbuhnya.

Pemberangkatan KKNM PPMD ini secara resmi dilepas oleh Wakil Rektor Bidang PPM dan Kerjasama Unpad Setiawan dengan memakaikan topi KKNM kepada dua perwakilan mahasiswa. Dalam pidatonya, Setiawan berpesan agar peserta KKNM dapat menjaga nama baik almamater di desa yang ditempati.

Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa dengan DPL di lokasi KKNM diharapkan dapat memperlihatkan karakter sebagai mahasiswa, sehingga dapat memberikan kesan yang positif kepada masyarakat desa.

"Kami harapkan juga mahasiswa banyak membangun sikap empati kepada masyarakat dan sejauh mungkin bisa meningkatkan sensitivitas terhadap masalah yang ada di masyarakat," ujar Setiawan.

Apabila dua sikap tersebut dapat dilakukan, tambahnya, maka pelaksanaan KKNM tersebut dapat memunculkan refleksi dari permasalahan yang ada di desa. Sehingga, dapat dihasilkan ide-ide inovatif untuk mengatasi masalah tersebut. "Yang terpenting, mohon bisa menyerap secepat mungkin kultur yang ada di masyarakat tersebut," tuturnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Bluehost